Situs Agen Poker Online
poker dengan jackpot terbesar

poker




agen bola online



Kontes SEO MASTERPOKER88 JUDI POKER ONLINE  INDONESIA TANPA BOT

agen judi terpercaya



KONTES SEO BOLAWIN88.com AGEN JUDI BOLA, CASINO, BOLATANGKAS, POKER, DOMINO, TOGEL ONLINE TERPERCAYA INDONESIA
poker dengan jackpot terbesar


Agen Poker Online
poker online

POKER88

Cara Menenangkan Bayi Yang Sedang Rewel Dan Sering Menangis


Cara Menenangkan Bayi Yang Sedang Rewel Dan Sering Menangis – Memiliki bayi yang sering rewel dan menangis tentunya membuat keadaan menjadi tidak nyaman. Baik kondisi si bayi atau pun si ibu. Oleh karena itu Anda harus mengetahui cara menenangkan bayi yang sedang rewel dan sering menangis. Berikut ada beberapa cara menenangkan bayi yang sedang rewel dan sering menangis, diantaranya adalah:

Cara Menenangkan Bayi Ada beberapa faktor yang menyebabkan sang bayi rewel dan menangis. Berikut ada beberapa faktornya, diantaranya adalah:

1. Kondisi fisik yang tidak nyaman

Anak yang mengantuk, kepanasan, kedinginan, kelaparan, kehausan umumnya menjadi rewel.

Sikap Orang Tua:

Cari tahu penyebab rewelnya dan selesaikan permasalahan itu. Umumnya bila disebabkan masalah fisik, anak akan segera kembali ceria jika dirinya sudah kembali nyaman.

2. Mencari perhatian

Kadang si batita rewel sekadar untuk mencari perhatian. Ini kerap terjadi karena umumnya orang tua banyak memberikan perhatian kepadanya saat sedang rewel saja. Sementara saat sedang bersikap manis si kecil kurang mendapat perhatian. Akibatnya, si batita telanjur belajar  bahwa keinginannya akan dipenuhi dengan cara merengek-rengek sambil menangis. Bahkan ada pula yang sampai tantrum.

Sikap Orang Tua:

* Jangan berikan perhatian khusus pada saat si batita rewel. Bila perlu jangan penuhi permintaannya sehingga ia menyadari bahwa cara yang telah dilakukan tidaklah benar.Tindakan ini dapat sekaligus untuk mengajari si batita mengendalikan diri.

* Ajak si batita berkomunikasi, sampaikan bahwa cara yang dilakukan adalah salah. Misal, Kalau bicaranya sambil menangis, Bunda tidak tahu apa yang kamu inginkan. Coba tenang dulu, bicara yang baik.

* Usahakan untuk memberi perhatian kepada anak setiap saat, terutama saat ia bersikap manis. Bentuk perhatian itu cukup berupa kalimat seperti, “Bunda bangga, lho, karena Tia tidak sulit diajak mandi.”

3. Ingin menunjukkan kekuatannya

Batita memiliki kecenderungan menolak. Ia sesungguhnya hanya mau menunjukkan bahwa dirinya pun punya keinginan atau pendapat. Jadi tak perlu kaget bila dalam banyak hal si batita kerap menolak dan lebih menyenangi pilihannya sendiri. Bila keinginannya tidak terpenuhi, hal ini menyebabkannya menjadi rewel. Apalagi banyak orang tua yang cenderung bersikap memaksakan kehendak karena merasa dirinyalah yang paling berhak terhadap anaknya. Semakin menjadi kerewelan si batita.

Sikap Orang Tua:

Jangan paksakan keinginan Anda. Cobalah untuk berstrategi dengan cara melontarkan pilihansemu, yaitu pilihan-pilihan yang tetap memiliki tujuan akhir yang sama. Melalui cara ini,anak diharapkan dapat sekaligus belajar untuk mengambil keputusan sehingga dapatmemupuk rasa percaya dirinya pula.

Contoh, bila ajakan mandi kita ditolaknya, cobalahlontarkan tawaran, Adik mau mandi dengan air hangat atau air dingin?´ Melalui tawaran ini,tujuan mandi tetap dapat tercapai dan anak pun bisa mengambil keputusan dari dua pilihan itusehingga tak terkesan dipaksa.

4. Terluka perasaanya

Biasanya ini terjadi bila si batita habis dimarahi. Pada akhirnya ia akan rewel dan kerap tanpa sadar mengucapkan kata-kata yang menyakitkan, seperti, Aku benci sama Mama.´Ungkapan itu sesungguhnya hanya sekadar untuk menunjukkan rasa sedihnya. Namun,mendengar ucapan itu banyak orang tua yang terpancing dan balik memarahi.

Sikap Orang Tua:

Jangan terpancing. Rangkullah si batita dan ucapkan kalimat yang menenangkan seperti, Mama sayang banget, lo, sama Adik. Nangis-nya sudah ya nanti capek.´ Dengan rangkulan dan kalimat yang menenangkan akan membuat si batita merasa nyaman. Perasaan nyaman dan terlindungi, niscaya tak akan membuat si batita jadi rewel berkepanjangan.

5. Ketidakmampuan mengerjakan sesuatu

Orang tua tanpa sadar sering menuntut anaknya untuk mampu melakukan sesuatu dengan ukuran orang dewasa. Dalam hal makan, misalnya, tanpa sadar terkadang orang tua meminta kepada si batita untuk bisa makan dengan cepat dan rapi, padahal si batita belum mampu melakukannya. Pada akhirnya, untuk menutupi ketidakmampuan itu, si batita malah jadi rewel.

Sikap Orang Tua:

Jangan paksa anak melakukan sesuatu yang memang belum mampu dilakukannya. Untuk memacu semangatnya sekaligus membangun rasa percaya diri, berikan penghargaanwalaupun kemampuan yang dicapai sangatlah kecil.

Contoh, Wah, Adek senang makansayur ya« sayurnya tinggal sedikit tuh.´ Intinya, penghargaan itu diberikan hanya pada saatanak mampu melakukan sesuatu yang positif.

Sikap Positif Orangtua Mencegah Kerewelan : 

1. Berpikir positif

Orang tua hendaknya tak mudah putus asa bila melihat si batita misalnya tergolong bertemperamen slow to warm up, yang membutuhkan waktu cukup lama untuk menyesuaikan diri. Tumbuhkan saja pikiran positif bahwa saya dapat membentuknya menjadi anak yang baik. Dengan keyakinan ini, interaksi anak-orang tua yang terbentuk niscaya akan baik.

2. Tidak mengalah pada kerewelan anak

Cara orang tua berinteraksi dengan si batita dapat memengaruhi sikapnya. Misal, si batita yang memiliki kecenderungan rewel dapat jadi bertambah rewel saat memahami rewel dapat dijadikan sebagai senjata bagi dirinya. Apalagi bila orang tua selalu memenuhi atau mengalah saat ia bersikap rewel. Namun bila orang tua bersikap tidak mudah lunak dengan sikap rewelnya yang dijadikan sebagai senjata, maka bisa jadi ia tidak menjadi rewel karena ia sudah mengalami bahwa cara itu bukanlah cara efektif untuk meminta. Jadi interaksi yang benar bakal memengaruhi sikap anak.

3. Tidak memberikan label

Pemberian label pada anak malah akan menyebabkannya menjadi tak percaya diri. Bahkan bisa jadi lambat laun ia menjadi anak seperti yang dilabelkan selama ini. Sebagai contoh jika Anda memberi label si rewel dan si cengeng. Bisa jadi anak memilih bersikap rewel sepanjang waktu.

4. Fokus pada sikap anak

Untuk membangun sikap positif anak, tangkap-basahlah sikap manisnya dan berikan penghargaan. Jangan hanya memberikan perhatian saat anak sedang bersikap buruk. Contoh, “Wah, hari ini kamu oke, deh.” Sambil menunjukkan satu jempol ke arahnya. Ini dapat membangun rasa percaya diri anak.

5. Tidak membandingkan-bandingkan

Setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangan. Tugas orang tua adalah memaksimalkankelebihan setiap anak dan meminimalkan kekurangannya. Hal itu dapat menumbuhkan rasapercaya si batita bahwa dirinya memang memiliki keistimewaan.

Demikian beberapa cara menenangkan bayi yang sedang rewel dan sering menangis, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Anda juga dapat membaca artikel yang lain seperti cara membuat parcel untuk Natal dan Tahun Baru dan cara mengisi pulsa listrik prabayar

About the Author

Comments are closed.