Hukum dan Syarat Zakat Fitrah Sesuai Tuntunan Syariat Islam

Tuesday, August 28th, 2012 - Ramadhan

 

Hukum dan Syarat Zakat Fitrah Hukum dan Syarat Zakat Fitrah Sesuai Tuntunan Syariat Islam – Kewajiban lain selain berpuasa di dalam bulan Ramdhan adalah membayar zakat fitrah. Zakat disini memiliki arti berkembang, bertambah, dan suci. Sedangkan fitrah berarti asal kejadian (manusia). Maka yang dimaksud dengan zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim, baik laki-laki dan perempuan maupun tua dan muda, berupa bahan makanan pokok sesuai kadar yang ditentukan syarat. nah kali ini kami akan membahas mengenai Hukum dan Syarat Zakat Fitrah Sesuai Tuntunan Syariat Islam.

Pada dasarnya banyak sekali hikmah syari’ah dari zakat fitrah yang dapat kita ambil diantaranya adalah :

1. Dapat membersihkan jiwa dan menyempurnakan pahalanya orang yang telah berpuasa Romadlon. Dengan berzakat fitrah, nilai ibadah puasa Romadlon yang barangkali berkurang karena hal-hal yang kurang baik yang dilakukan seorang muslim,menjadi sempurna. Sebagaimana sujud sahwi yang menyempurnakan kekurangan dalam sholat. Dalam riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majah disebutkan :

“Rosululloh SAW mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan bagi yang puasa daripada sia-sia dan kekotoran mulut dan sebagai makanan bagi orang miskin. Barang siapa mengeluarkan zakat sebelum sholat, maka (termasuk) zakat yang diterima. Dan barang siapa mengeluarkan zakat setelah sholat, maka (termasuk) shodaqoh dari beberapa shodaqoh”.

 

Dalam riwayat lain disebutkan :

“Puasa Romadlon itu digantungkan diantara langit dan bumi, tidak diangkat puasa tersebut kecuali dengan zakat fitrah” (HR. Abu Hafs bin Syahin)

 

Dalam I’anah At-Tholibin dijelaskan, maksud dari ‘(tidak diangkat)’ adalah sebagai kinayah dari sempurnanya puasa (Romadlon) itu tergantung dari orang yang berpuasa, apakah mengeluarkan zakat fitrah atau tidak. Bukan berarti,tanpa zakat fitrah berarti puasa tidak diterima.

2. Membahagiakan orang-orang fakir. Rosululloh SAW  bersabda (yang artinya):

“Kayakanlah mereka (orang-orang faqir) dari kehinaan meminta­-minta dihari ini” (HR. Daruquthni dan Baihaqi)

Hukum Zakat Fitrah

Ada hukumnya dalam mengeluarkan zakat fitrah itu sendiri. Hukumnya adalah fardu ‘ain, yaitu dimana setiap muslim wajib atas setiap muslim, termasuk didalamnya kewajiban atas anak yang baru dilahirkan ibunya pada malam hari raya Idul Fitri.

Syarat Wajib Zakat Fitrah

  • Islam
  • Dilaksanakan setelah terbenamnya matahari pada akhir bulan Ramadan hingga sebelum mengerjakan salat Idul Fitri
  • Mempunyai harta lebih daripada keperluan untuk dirinya dan orang-orang yang menjadi tanggungannya.

Demikian, Hukum dan Syarat Zakat Fitrah Sesuai Tuntunan Syariat Islam. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Anda juga dapat membaca artikel kami yang lain seperti Cara Mendapatkan Berkah Malam Lailatul Qadar dan Rukun dan Syarat Shalat Idul Fitri

 

Hukum dan Syarat Zakat Fitrah Sesuai Tuntunan Syariat Islam | Berita Terkini | 4.5