Situs Agen Poker Online
poker dengan jackpot terbesar

poker




agen bola online



Kontes SEO MASTERPOKER88 JUDI POKER ONLINE  INDONESIA TANPA BOT

agen judi terpercaya



KONTES SEO BOLAWIN88.com AGEN JUDI BOLA, CASINO, BOLATANGKAS, POKER, DOMINO, TOGEL ONLINE TERPERCAYA INDONESIA


Agen Poker Online
poker online

POKER88

Panduan Tata Cara Menjalankan Atau Menunaikan Ibadah Puasa


panduan menjalankan ibadah puasaPanduan Tata Cara Menjalankan Atau Menunaikan Ibadah Puasa - Setelah Anda mengetahui Doa Niat Puasa Ramadhan kali ini akan dibahas mengenai panduan tata cara menjalankan atau menunaikan ibadah puasa. Langkah-langkah yang dikerjakan Rasulullah dalam menyikapi ibadah puasa, antara lain:

1. Memantapkan Niat

Biasakan untuk memantapkan niat Anda untuk melakukan puasa. Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa yang tidak berniat akan berpuasa sebelum fajar, maka tiada sah puasanya”.

2. Melaksanakan Makan Sahur

Berdasarkan HR. Bukhari Muslim dan Ana bin Malik R.A

“Telah bersabda Rasulullah SAW.,’Sahurlah kalian, maka sesungguhnya dalam sahur itu ada berkahnya'”

Selanjutnya Ibnu Hajar juga menambahkan bahwa: “Yang jelas sahur itu merupakan suatu perbuatan yang mengikuti sunnah, berbeda dengan perbuatan Ahli Kitab, memelihara terhadap ibadah, menambah semangat, menolak pengaruh buruk yang ditimbulkan oleh rasa lapar, atau merupakan kesempatan bersedekah kepada orang lain dengan mengundangnya makan sahur bersama, dan juga dapat dilanjutkan dengan merzikir atau berdoa, karena waktu sahur adalah waktu yang mustajab untuk berdoa”.

3. Imsak Rasulullah

Telah bersabda Rasulullah SAW:

“Apabila salah seorang di antara kalian mendengar azan subuh padahal bejana masih berada di tangannya, maka janganlah ia meletakkan (bejana itu) sampai ia menyelesaikan kebutuhannya itu “(Hr Abu Dawud, Ibnu Jarir, Abu Muhammad Al Jauhari, Al Hakim, Baihaqi dan Ahmad dari Abu Hurairah).

Dengan demikian maka jika seseorang yang sedang sahur mendengar azan subuh, maka ia tetap dibolehkan untuk meneruskan sahurnya. Dengan catatan bahwa orang tersebut tidak sengaja menunggu atau mengetahui bahwa azan subuh segera akan tiba.

4. Mempercepat Berbuka Apabila Telah Tiba Waktunya

Abu Hurairah r.a. berkata telah bersabda Rasulullah SAW:

“Telah berfirman Allah Yang Mahamulia dan Maha Agung:”Hamba-hamba Ku yang lebih aku cintai ialah mereka yang paling segera berbukanya”(HR Tirmidzi dari Abu Hurairah).

Selain itu dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda bahwa : “Sesungguhnya kami – golongan para Nabi – diperintahkan untuk menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur, dan supaya kami meletakkan tangan kanan kami di atas tangan kiri kami di dalam shalat” (HR Ibnu Hibban dan Dhiya’).

5. Memperbanyak Membaca Al Qur’an

Rasulullah SAW bersabda :

“Orang-orang yang berkumpul di masjid dan membaca Al Qur’an, maka kepada mereka Allah akan menurunkan ketenangan batin dan limpahan rahmat’ (HR Muslim).

Sebagian orang mengartikan tadarus dengan membaca Al Qur’an secara patungan (secara bergiliran). Seperti yang disebutkan didalam hadis HR. Tirmidzi bahwa “Barangsiapa membaca satu huruf Al Qur’an, maka pahala untuknya sepuluh kali lipat kebaikan”.

Adanya ketenangan batin dan limpahan rahmat akan mungkin lebih bisa dicapai bila tadarusan diartikan dengan mempelajari, menelaah, dan menikmati Al Qur’an.

6. Memperbanyak Sedekah

Pada bulan puasa sedekah sangat dianjurkan pada bulan Ramadhan (Hr Tirmidzi). Bersedekah tidak saja memberi uang, termasuk di dalamnya memberi pertolongan , mengajak berbuka puasa kepad fakir miskin, memberi perhatian, bahkan memberi seulas senyum pun sudah termasuk suatu sedekah.

7. Membayar Zakat Fitrah

Setiap orang Islam harus membayar zakat berupa bahan makanan yang jumlahnya telah ditentukan (2,5 kg), baik berupa gandum, juwawut, beras, atau apa saja yang menjadi bahan makanan pokok daerah setempat, dan dihitung menurut jumlah keluarga, termasuk orang tua, anak-anak, lelaki dan perempuan (HR Bukhari). Jumlah ini harus dikumpulkan oleh masyarakat Islam , lalu dibagikan kepada orangorang yang berhak menerimanya. Aturan pembagian zakat fitrah itu sebagai berikut. Zakat itu harus diberikan kepada yang berhak sebelum shalat Ied, dan ini merupakan kewajiban bagi orang yang mampu. Sebagaimana diuraikan dalam hadis, zakat fitrah harus diorganisasikan seperti zakat mal, sebagai berikut:

” Mereka memberikan sedekah (fitrah) untuk dikumpulkan, dan tidak untuk dibagi-bagikan kepada para pengemis”(HR Bukhari).

Semoga panduan tata cara menjalankan atau menunaikan ibadah puasa diatas dapat bermanfaat bagi Anda. Anda juga dapat mengetahui Jadwal puasa Ramadhan 1433H Imsak dan Buka puasa 2012.

About the Author

Comments are closed.